• 0822-1999-1580
  • metroeducation.me@gmail.com
  • Jl. Dewi Sartika No. 133 DKI Jakarta

Pelatihan Operator Hoist Crane sertifikasi dari Kemenaker RI

Pelatihan Operator Hoist Crane  sertifikasi dari Kemenaker RI

Hoist Crane adalah salah satu dari jenis pesawat angkat yang banyak dipakai sebagai alat pengangkat dan pengangkut pada daerah-daerah industri, pabrik, maupun bengkel. Pesawat angkat ini dilengkapi dengan roda dan lintasan rel agar dapat bergerak maju dan mundur sebagai penunjang proses kerjanya. Hoist Crane digunakan dalam proses pengangkatan muatan dengan berat ringan hingga muatan dengan berat medium. Hoist Crane biasa digunakan untuk pengangkatan dan pengangkutan muatan di dalam ruangan. Letak Hoist Crane berada di atas, dekat dengan atap ruangan.

Berbeda dengan jenis pesawat angkat yang digunakan di daerah terbuka yang struktur rangka memiliki penopang yang berdiri tegak di tanah, pesawat angkat jenis ini penopangnya adalah sisi kiri dan sisi kanan dari bangunan itu sendiri (United Ropeworks, 1970). Pada Hoist Crane terdapat beberapa komponen utama yang mendukung operasi kerja dari Crane Hoist tersebut.

Komponen-komponen utama yang terdapat pada Hoist Crane adalah sebagai berikut (United Ropeworks, 1970):

  • Motor listrik adalah salah satu komponen Hoist Crane yang berfungsi sebagai penggerak dari Hoist Crane
  • Rem Motor utama merupakan bagian dari sistem motor pada Hoist Crane
  • Kotak terminal/sirkuit listrik adalah sitem elektrik pada Hoist Crane
  • Drum adalah tempat lilitan tali kawat baja pada Hoist Crane
  • Rem drum adalah bagian dari sistem kerja drum. Rem drum berfungsi untuk menahan gerak drum supaya berhenti ketika Hoist Crane berhenti beroperasi.
  • Pengarah tali adalah bagian utama Hoist Crane untuk mengarahkan gerak tali kawat baja pada Hoist Crane
  • Electric Hoist sebagai pengatur gerakan Hoist Crane
  • Tali kawat baja sebagai komponen pengangkat muatan.

Bahwa dengan semakin meningkatnya penggunaan keran angkat ini di bidang industri dan jasa, dimana keran angkat Hoist Crane dapat juga menyebabkan kecelakaan yang dapat menimbulkan kerugian baik terhadap harta maupun jiwa manusia, sehingga perlu diusahakan pencegahan.

Oleh karena operator keran angkat Hoist Crane mempunyai peran penting dalam mengoperasikan keran angkat Hoist Crane maka untuk mencegah kecelakaan kerja perlu suatu kualifikasi dan syarat-syarat operator keran angkat Hoist Crane sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja R.I. No. PER.09/MEN/VII/2010 tentang Operator dan Petugas Pesawat Angkat dan Angkut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat (2).

Pelatihan Operator Hoist Crane ini dilakukan untuk mengajarkan peserta untuk dapat menjadi operator unit Hoist Crane yang handal & aman, sesuai dengan standar Disnaker RI maupun Internasional.

Training/pelatihan K3 operator alat-alat berat Khususnya Hoist Crane di rancang untuk memenihi kebutuhan operasional perusahaan menuju produktivitas, efisien dan meningkatkan daya saing perusahaan. Dalam rangka penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) , diperlukan operator-operator alat-alat berat yang memiliki kualifikasi sebagaiman di tetapkan oleh perundangan. Dengan adanya operator-operator yang kompeten tentunya akan dapat meminimalkan risiko kecelakaan selama pengoperasian peralatan tersebut.

Setiap peserta Pelatihan Operator Hoist Crane ini akan mendapatkan sertifikasi berupa :

Surat Ijin Operator (SIO) unit Hoist Crane dari Kemnakertrans RI yang berlaku secara nasional di wilayah Indonesia.

Sertifikat K3 

Buku Kerja Operator

TUJUAN PELATIHAN :

  • Setelah mengikuti pelatihan, peserta di harapkan mampu:
  • Menjelaskan tentang peraturan dan perundangan yang berlaku
  • Meningkatkan kompetensi operator alat-alat berat untuk masing-masing unit
  • Menjelaskan dan melaksanakan keselamatan kerja pengoperasian unit alat-alat berat
  • Menjelaskan tentang fungsi perlengkapan unit alat-alat berat
  • Melaksanakan pengoperasian unit alat-alat berat
  • Menjelaskan dan meleksanakakan perawatan dan pemeriksaan sesuai standar industri
  • Meminimalkan risiko kecelakaan kerja
  • Mendapatkan pengakukan berupa sertifikat, SIO ( Surat izin Operasi) dari Kemenakertrans RI.

DESKRIPSI MATERI  :

Diklat  yang disajikan mencakup semua aspek cara pengopersian  pada Hoist Crane dan mengkaitkannya dengan cara perawatannya dan pengecekan sebelum dioperasikan dengan benar.

MATERI TEORI :

PENGENALAN UNIT

  • Aplikasi dan  Pengenalan Komponen
  • Nama instrument dan fungsi control panel

PENGOPERASIAN UNIT

  • Fungsi kerja tuas pengontrol dan gerakan Hoist Crane
  • Keselamatan kerja (operator, mesin dan lingkungan)
  • Tehnik dasar pengoperasian mesin sesuai aplikasi
  • Prosedur start dan stop
  • Perawatan dasar mesin.

MATERI PRAKTEK

Pengenalan Unit

  • Pengenalan komponen utama mesin dan fungsinya
  • Pengenalan instrument panel dan fungsinya.
  • Pengenalan alat control dan fungsinya

Pengoperasian Unit

  • Pengecekan mesin sebelum start (pengoperasian).
  • Prosedur Starting dan pengecekan kondisi instrument panel
  • Pengecekan fungsi alat control (tuas) terhadap gerakan mesin
  • Praktek (maju –  mundur, swing kiri-kanan, boom rise-down, arm in-out, bucket in-out)
  • Penempatan (memposisikan) mesin (unit untuk kerja) secara aman sesuai lahan dan materinya.
  • Praktek digging dan loading

HASIL DIKLAT :

Peserta menjadi  Operator Alat Berat khususnya Hoist Crane

Peserta memiliki Pengetahuan dan Ketrampilan Mengoperasikan Mesin Hoist Crane

Leave a Reply

Close Menu